Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Amsakar Pastikan Nelayan, Lapangan Kerja, dan Infrastruktur Galang Jadi Prioritas Pemkot Batam

GEOKEPRI
Selasa, 14 Juli 2026, Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T15:30:48Z

 

Walikota Batam, Amsakar Ahmad dan Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra bersama warga Rempang

BATAM– Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan peningkatan kesejahteraan nelayan, penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta pembangunan infrastruktur di Kecamatan Galang menjadi prioritas Pemerintah Kota Batam.


Penegasan itu disampaikan Amsakar saat menghadiri silaturahmi bersama ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat di Kantor Camat Galang, Selasa (14/7/2026). Forum tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk menyerap langsung aspirasi warga.


“Lapangan kerja adalah komitmen kami. Jika ada badan usaha yang beroperasi di sini, kami akan memperjuangkan agar anak-anak daerah mendapat prioritas untuk bekerja,” kata Amsakar.


Dalam dialog tersebut, tokoh masyarakat Galang, Safii, meminta pemerintah memberi perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan nelayan yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir. Ia juga berharap generasi muda Galang memperoleh kesempatan lebih luas bekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam.


“Kami berharap pemuda setempat dapat menjadi prioritas untuk bekerja di daerahnya sendiri,” ujarnya.


Selain persoalan lapangan kerja, warga juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan kebutuhan pendidikan vokasi. Perwakilan LPM Galang, Suherman, mengusulkan agar sekolah yang akan dibangun di kawasan Rempang Eco-City berupa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bukan SMA, agar mampu mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.


Menanggapi hal itu, Amsakar mengatakan pemerintah berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.


Ia mengungkapkan, tahun ini Pemkot Batam telah mengirim lima anak hinterland untuk melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meski satu orang mengundurkan diri. Selain itu, sebanyak 30 anak hinterland diterima di Politeknik Negeri Batam.


“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Masa depan Galang akan ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan generasi mudanya hari ini,” ujarnya.


Menurut Amsakar, Pemkot Batam juga tengah menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih Terintegrasi yang akan dilengkapi SMK berstandar internasional untuk menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia industri.


Di sektor infrastruktur, ia memastikan peningkatan kualitas jalan di kawasan Galang akan terus dilakukan, terutama untuk mendukung pengembangan kawasan Galang-Rempang dan memperkuat konektivitas wilayah hinterland.


Amsakar menegaskan, pola silaturahmi yang dilakukan pemerintah menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


“Dialog seperti ini penting agar setiap kebijakan yang kami ambil benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat,” kata Amsakar. (Sp)

Iklan